Alamat

Jl. Raya Panglegur KM.4 Pamekasan

Telp./WA

+62 324 322551

Email

tmtk@iainmadura.ac.id

DISEMINASI HASIL PENELITIAN ETNOMATEMATIKA PADA UL-DAUL

  • Diposting Oleh Admin Tadris Matematika
  • Rabu, 15 Juli 2026
  • Dilihat 62 Kali
Bagikan ke

Program studi Tadris Matematika UIN Madura menggelar forum diseminasi hasil penelitian yang membahas perpaduan antara kearifan lokal dan ilmu sains. Penelitian bertajuk “Matematika pada Budaya Khas Madura Ul-Daul: Eksplorasi Etnomatematika Sebagai Konteks Pemodelan Integral” yang dipresentasikan oleh Pak Adin Lazuardy Firdiansyah ini berhasil mengupas sisi matematis tersembunyi di balik riuhnya musik perkusi tradisional Madura.

Acara yang berlansung khidmat sekaligus interaktif ini dihadiri oleh 23 mahasiswa aktif Tadris Matematika UIN Madura. Tidak hanya menjadi ruang dengar, forum ini juga menjadi wadah uji gagasan yang tajam dengan hadirnya 2 dosen ahli, yakni Ibu Dewi Rosikhoh dan Ibu Sitti Karimah Sulfiah yang bertindak langsung sebagai reviewer.

Dalam paparnya, Pak Adin Lazuardy Firdiansyah menjelaskan bahwa kebudayaan tradisional tidak lepas dari konsep logika, termasuk musik Ul-Daul khas Madura. Melalui pendekatan etnomatematika, penelitian ini berhasil mengeksplorasi struktur ornamen lengkungan kereta untuk dijadikan konteks nyata dalam pemodelan integral. Langkah ini dinilai sebagai terobasan segar untuk meruntuhkan stigma bahwa matematika khususnya kalkulus adalah ilmu abstrak yang jauh dari kehidupan sehari-hari.

Tujuan utama dari diseminasi ini bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan sebagai mesin penggerak inovasi. Kegiatan ini dirancang untuk menyebarluaskan hasil penelitian terbaru, memantik ide kreatif, serta memberikan dampak dan manfaat langsung bagi mahasiswa. Dengan memandang matematika melalui budaya yang ada di lingkungan mahasiswa, materi kalkulus integral yang awalnya menyeramkan dapat menjadi lebih dekat dan masuk akal bagi mahasiswa.

Melalui forum ini, para mahasiswa Tadris Matematika diharapkan tidak hanya pulang membawa teori baru. Mahasiswa juga dapat terinspirasi untuk melakukan eksplorasi serupa untuk menemukan konsep matematika yang tersembunyi di kebudayaan Madura lain. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan literasi numerasi sekaligus melestarikan identitas budaya bangsa khususnya Madura.