Program Studi Tadris Matematika UIN Madura Gelar Kuliah Tamu Pemodelan Penyebaran Penyakit Bersama Pakar dari UISI
- Diposting Oleh Admin Tadris Matematika
- Jumat, 22 Mei 2026
- Dilihat 65 Kali
Program Studi Tadris Matematika UIN Madura sukses menyelenggarakan kegiatan kuliah tamu yang berfokus pada penguatan pemahaman pemodelan matematika dalam dunia medis dan epidemiologi. Acara yang berlangsung interaktif ini menghadirkan narasumber ahli, Puji Andayani, S.Si., M.Si., M.Sc., seorang akademisi dan pakar di bidang pemodelan matematika dan simulasi dari Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI). Kehadiran beliau memberikan warna baru bagi atmosfer akademik mahasiswa dalam mengeksplorasi aplikasi riil dari teori-teori matematika linear maupun non-linear.
Kuliah tamu ini dihadiri secara antusias oleh 23 mahasiswa angkatan 2023 yang saat ini sedang menempuh fokus studi terkait. Selain mahasiswa, agenda penting ini juga didampingi langsung oleh Adin Lazuardy Firdiansyah, M.Mat., selaku dosen pengampu mata kuliah Persamaan Diferensial Biasa (PDB) dan Persamaan Diferensial Parsial (PDP). Kehadiran dosen pengampu ini sekaligus untuk memastikan bahwa materi praktis yang disampaikan oleh narasumber selaras dan mampu memperdalam silabus perkuliahan yang sedang berjalan di kelas.
Dalam paparannya, Puji Andayani, S.Si., M.Si., M.Sc. mengupas tuntas mengenai bagaimana fenomena penyebaran penyakit di masyarakat dapat diprediksi dan dianalisis menggunakan instrumen persamaan diferensial. Beliau menekankan bahwa matematika bukan sekadar deretan angka teoretis, melainkan sebuah alat adaptif yang mampu merumuskan laju penularan, masa inkubasi, hingga tingkat kesembuhan populasi. Penjelasan ini membuka wawasan baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya peran matematikawan dalam membantu mengambil kebijakan kesehatan publik.
Secara spesifik, narasumber membedah tiga kasus besar yang menjadi perhatian dunia, yaitu model penyebaran penyakit HIV, Covid-19, dan virus Zika. Mahasiswa tidak hanya diajarkan cara membangun struktur model kompartemennya (seperti SIR atau SEIR yang dimodifikasi), tetapi juga diajak langsung untuk melihat simulasi numeriknya. Melalui simulasi numerik tersebut, grafik visual laju infeksi dari waktu ke waktu dapat ditampilkan dengan jelas, sehingga dinamika perkembangan wabah dapat dipahami secara lebih intuitif dan akurat.
Acara kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang produktif antara mahasiswa, dosen pengampu, dan narasumber. Adin Lazuardy Firdiansyah, M.Mat. berharap melalui kuliah tamu ini, mahasiswa angkatan 2023 tidak hanya mahir dalam menyelesaikan persamaan diferensial di atas kertas, tetapi juga memiliki ketertarikan kuat untuk melakukan riset ke arah simulasi komputer. Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik kolaborasi akademik yang lebih luas di bidang biomatematika pada masa yang akan datang.